Gigi berlubang merupakan keluhan yang paling sering terjadi pada gigi dan dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia. Ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari kita yang tanpa sadar dapat menjadi penyebab gigi berlubang lho!
PENYEBAB GIGI BERLUBANG
Ternyata tanpa kita sadari, terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan terjadinya gigi berlubang. Berikut 5 kebiasaan yang perlu kamu hindari agar terhindar dari masalah gigi bolong.
Menyikat gigi tentu merupakan salah satu cara mudah yang dapat kita lakukan untuk membersihkan mulut dari bakteri penyebab gigi berlubang. Sehingga, apabila kita jarang menyikat gigi, bakteri perusak gigi di dalam mulut akan semakin berkembang dan memproduksi zat asam. Zat asam tersebut dapat membuat gigi menjadi berlubang. Pastikan kamu menyikat gigi 2 kali sehari selama 2 menit, menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride, ya.
2. Banyak Mengonsumsi Makanan Asam dan Manis
Mengonsumsi makanan asam dan manis sudah menjadi kebiasaan yang kita lakukan tiap harinya. Namun, tahukah kamu bahwa gula merupakan makanan favorit bakteri perusak gigi? Menurut Aubrey Sheiham dari University College London, terdapat beberapa jenis bakteri perusak gigi seperti Streptococcus Mutans dan Streptococcus Sorbrinus. Bakteri tersebut memproduksi zat asam yang merupakan penyebab gigi berlubang ketika mereka mencerna gula di dalam mulut. Nah, apabila kita mengonsumsi terlalu banyak gula, bakteri tersebut akan memproduksi zat asam berlebih yang dapat mengikis lapisan gigi secara perlahan. Sama halnya dengan makanan asam, apabila kita terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan asam yang tinggi tentu zat asam tersebut dapat mengikis lapisan gigi pada mulut.
3. Mengunyah Es Batu
Siapa yang suka minuman dengan es? Jangan sampai es batunya di kunyah ya. Kebiasaan mengunyah es batu juga dapat membuat gigi kita berlubang, lho. Apabila semakin sering dilakukan, maka dapat membuat retak di gigi bertambah parah. Sehingga, apabila struktur gigi yang patah tidak dirawat dan diperbaiki secara benar, maka dapat menyebabkan retensi makanan. Gigi yang patah dapat menjadi sarang menempelnya sisa makanan yang dapat menyebabkan gigi jadi berlubang.
4. Mengertak-ngertakkan Gigi Saat Tidur
Apabila kamu sering mengertak-ngertakkan gigi ketika tidur, hal tersebut dapat menimbulkan kondisi di mana munculnya rasa nyeri dan pegal ketika bangun tidur. Apabila kebiasaan mengertak-ngertakkan gigi atau bruxism semakin dibiarkan, tentu dapat menyebabkan permukaan gigi terkikis serta berakibat retak. Kondisi lebih lanjut bruxism yang mengakibatkan retak inilah yang menyebabkan retensi makanan (menempelnya makanan) dan berakhir dengan terjadinya gigi berlubang. Guna mencegah kebiasaan tersebut, gunakan pelindung gigi yang bisa kamu dapatkan di dokter gigi.
5. Tidak Rutin Periksa ke Dokter Gigi
Masih banyak masyarakat yang jarang melakukan pemeriksaan gigi, bahkan sebagian besar orang baru datang ke dokter gigi apabila sudah ada keluhan parah. Padahal, pemeriksaan dan perawatan gigi tersebut dapat membantu kita dalam mencegah serta mengatasi gigi berlubang. Pastikan kamu rutin pemeriksaan di dokter gigi setiap 6 bulan sekali, jangan lupa untuk minta kepada dokter gigi kamu untuk mengecek resiko mengalami gigi berlubang dan rekomendasi perawatan gigi yang tepat.
Nah, dengan memerhatikan kebiasaan-kebiasaan di atas, tentunya dapat menghindari kita dari keluhan gigi berlubang. Karena, gigi sehat merupakan cerminan tubuh yang sehat dan pola hidup yang baik.